4 Tahapan Vaksin Kucing yang Wajib Di Ketahui 2024

tahapan vaksin kucing

Catlovers harus tahu bahwa tahapan vaksin kucing ada aturannya lho. Kamu tidak boleh sembarangan dalam memberikan vaksin untuk kitten.

Karena bisa-bisa kucing kamu bukannya sehat setelah diberi vaksin, tapi malahan jadi sakit.

Kamu nggak mau kan itu terjadi?

Makanya kamu perlu menyimak pembahasan berikut ini agar bisa melakukan vaksin yang benar.

Tahapan Vaksin Kucing

tahapan vaksin kucing

Seperti yang sudah admin singgung diawal, kalau misalkan kamu memutuskan untuk memberikan vaksinasi, maka sebaiknya harus berurutan.

Sudah tahu belum? Kalau bulan ini ada program vaksin kucing gratis loh?

Makanya pada kesempatan kali ini, akan saya jelaskan semuanya.

Baik yang mengenai urutannya apa saja, terus yang pertama harus vaksin apa, dan berapa kali harus melakukannya.

Itu semua akan kami coba bahas. Atau untuk lebih jelasnya, bisa melihat informasi dibawah ini.

Tahapan Vaksin Kucing Yang Benar

Tahapan vaksin kucing terdiri dari empat, yaitu:

  • Tahap I : usia 2-3 bulan
  • Tahap II                : usia 4-6 bulan
  • Tahap III               : usia >6 bulan
  • Tahap IV              : usia >12 bulan

Untuk Tahap I dan Tahap II, kamu dapat memilih untuk memberikan vaksin tricat dan/atau tetracat sesuai anjuran dokter hewan dengan jeda 1 bulan.

Pada Tahap III ketika usia kitten lebih dari 6 bulan, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin rabies.

Kemudian Tahap IV, kamu perlu memberikan vaksin kucing secara berkala sebanyak satu tahun sekali.

Sebelum itu, kamu harus berkonsultasi dulu dengan dokter hewan untuk memeriksa kondisi kesehatan anak kucing.

Karena syarat wajib yang perlu dipenuhi sebelum vaksinasi adalah kucing dalam keadaan sehat.

Agar biaya konsultasi kamu tidak membengkak, kami sudah merangkumkan beberapa pertanyaan yang membantumu saat bertemu dokter hewan nantinya.

Apakah Vaksin Kucing Harus Berurutan?

Vaksin kucing harus diberikan secara berurutan sesuai dengan usia anak kucing. Anak kucing yang masih menyusui induknya tidak diperkenankan untuk mendapat suntikan vaksin.

Hal ini dikarenakan selama masa menyusui, induk kucing sedang dalam proses menyalurkan antibodi ke tubuh anaknya.

Proses pembentukan sistem kekebalan tubuh pada anak kucing berlangsung selama kurang lebih dua bulan.

Setelah kitten berusia dua bulan, barulah dokter akan menyarankan vaksin pertama yang diberikan.

Vaksin Pertama Kucing Namanya Apa?

Vaksin pertama untuk kucing bernama vaksin tricat/F3. Pemberian vaksin tricat hanya boleh dilakukan oleh dokter hewan yang telah bersertifikat.

Biasanya dokter akan menanyakan keadaan anak kucing sebelum dilakukan proses vaksinasi.

Tahapan vaksin kucing satu ini juga termasuk memeriksa mata, hidung, telinga, dan kulit untuk memastikan bahwa tidak adanya tanda-tanda penyakit pada kitten.

Jika dirasa kesehatannya baik, maka dokter akan menyuntikkan vaksin tricat pertama kepada kitten.

Setelah itu vaksin kedua yang dianjurkan oleh dokter adalah vaksin tetracat/F4.

Berbeda dengan yang pertama, vaksin tetracat dilengkapi dengan pencegahan terhadap virus chlamydia.

Selama dokter memberi suntikan vaksin kamu harus menemani si kitten dan mencoba menenangkannya ya.

Sudah tahu belum? Harga Vaksin Kucing di Petshop.

Berapa Bulan Sekali Kucing Divaksin?

Sebaiknya kucing divaksin dua kali di tahun pertamanya, yang pertama ketika berusia 2 atau 3 bulan lalu diberi jarak satu bulan untuk vaksin selanjutnya.

Tahun vaksin kucing pertama ada di usia yang krusial dalam proses penguatan antibodi.

Apalagi antibodi anak kucing sebenarnya diwariskan oleh induknya, namun akan mengalami penurunan ketika menginjak usia 2 bulan.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk segera memperkuat antibodi kitten dengan memberinya vaksin.

Perlu diingat bahwa pemberian tahapan vaksin kucing yang tepat harus sesuai dengan petunjuk dari dokter hewan.

Biasanya dokter akan mengatur jadwal yang sesuai dengan kesibukanmu agar anabul akan tetap mendapatkan vaksin yang optimal.

Vaksin pertama diberikan di usia 2 bulan, yaitu setelah kitten berhenti menyusui induknya.

Pada saat vaksin pertama diberikan, kamu perlu menjaganya dengan ekstra hati-hati selama 7 hari setelah vaksin disuntikkan.

Selama satu minggu kucing tidak boleh keluar rumah atau pergi terlalu jauh dari teritori wilayahnya. Karena tubuh kucing masih perlu beradaptasi dengan zat yang terkandung di dalam vaksin.

Vaksin kedua diberikan satu bulan setelah suntikan vaksin pertama.

Kamu perlu memperhatikan kondisi kesehatan kitten setelah vaksin kedua untuk memastikan efektivitas dari vaksin yang diberikan ya.

Karena waktu yang dibutuhkan untuk penyuntikan vaksin selanjutnya adalah 12 bulan kemudian.

Kenapa 12 bulan?

Hal ini bertujuan untuk menentukan tingkat perlindungan yang dibangun oleh vaksin cukup kuat untuk melawan penyakit.

Selain itu, bagi kamu yang tinggal di daerah dengan pemukiman padat penduduk, dokter menyarankan agar anak kucing kesayanganmu diberi vaksin satu tahun sekali.

Sekian ulasan tentang tahapan vaksin kucing dari kami. Semoga membantu.

Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter jika memungkinkan!

Kamu nggak perlu takut mahal buat konsultasi ke dokter hewan. Biaya konsultasi dengan dokter hewan di puskeswan cuma sekitaran Rp25.000 aja kok.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *