Apakah Kucing Makan Ikan Boleh? Cek Manfaatnya

Melihat kucing makan ikan sebenarnya adalah hal yang biasa bagi mereka yang memlihat. kucing kampung.

Cuma ini berbeda dengan pemilik kucing RAS. Sebab kebiasan pemiliknya adalah memberikan pakan berupa dryfood.

Sehingga jarang sekali mereka memberikan ikan.

Cuma sebenarnya memberikan ikan kepada anabul itu boleh apa enggak? Mungkin pertanyaan semacam itu yang sedang ada di pikiran Anda kan?

Untuk itu, silahkan cek informasi yang benarnya melalui ulasan di bawah ini.

Apakah Kucing Boleh Makan Ikan?

kucing makan ikan

Kucing makan ikan sebenarnya boleh, sebab di alam liarpun demikian. Meskipun jarang ada kucing yang berburu ikan. Namun karena ia merupakan karnivora, tentu saaat kamu sodorkan ikan, jadi mau.

Apalagi secara umum, ikan adalah salah satu menu makanan yang disukai oleh kucing, kalau tak percaya, bisa coba berikan. Pasti lama lama ia akan suka secara naluri.

Baca juga: Kucing Makan Buah Apakah Boleh? Cek Penjelasan Berikut

Cuma meski begitu, penting sekali untuk diingat bahwa ikan bukanlah satu-satunya sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing. Kalau bisa, silanglah dengan pakan lain.

Misalnya daging ayam, daging binatang kecil, ataupun pakan lainya semacam nasi.

Manfaat Kucing Makan Ikan

Setelah mengetahui kalau anabul boleh makan ikan, tentu untuk menambah semangat catslover dalam memberikannya, alangkah baiknya untuk ketahui manfaatnya apa.

Baca juga: Kuning Telur Untuk Kucing, Direbus Atau Mentah? Cek penjelasannya

Dan untuk daftar manfaat yang dimaksud, silahkan cek informasi berikut.

1. Sumber Protein Berkualitas Tinggi

Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk kucing. Apalagi Protein berfungsi untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh kucing.

Terutama ketika anabul masih pada tahap pertumbuhan, maka silahkan berikan itu dengan sering.

2. Asam Lemak Omega-3

Ikan seperti salmon, mengandung asam lemak Omega-3 yang penting untuk kesehatan jantung, otak, dan kulit kucing.

Sehingga perlu sekali menyuplai nutrisi tersebut.

Baca juga: Kucing Makan Sayuran Apakah Boleh? Cek Penjelasannya

3. Kandungan Vitamin dan Mineral

Kandungan ikan seperti vitamin dan mineral penting seperti vitamin D, vitamin B12, selenium, dan yodium, yang mendukung kesehatan umum kucing.

4. Membantu Mencegah Masalah Kesehatan

Dengan konsumsi rutin, maka kandungan gizi di dalam kucing akan membantu mencegah masalah kesehatan tertentu pada kucing, sehingga penting sekali untuk menjaganya.

Jenis Ikan yang Boleh Dikonsumsi Kucing

Setelah tahu manfaat ikan untuk kucing itu apa saja, maka tinggal cari tahu soal jenis jenis ikan yang bisa mereka konsumsi.

Baca juga: Cara Membuat Makanan Kucing dari Nasi dengan Mudah & Praktis

Dan daftarnya itu adalah seperti di bawah ini.

1. Salmon

Ikan Salmon merupakan salah satu jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 dan protein berkualitas tinggi.

Silahkan sajikan salmon yang matang kepada hewan kesayanganmu.

2. Tuna

Di dunia manusia, Ikan Tuna terkenal sebagai adalah sumber protein yang baik dan banyak manfaatnya.

Dan usut punya usut, itu juga disukai oleh kucing. Jadi Anda boleh memberikan tuna kepada mereka.

Asalkan tetap mengontrol pemberiannya. Dan jangan lupa kombinasi dengan pakan lain.

3. Ikan Lele

Lele adalah ikan air tawar yang aman untuk dikonsumsi oleh kucing. Bahkan jika kalian berikan setiap hari juga boleh.

Cuma biar tidak bosan, mendingan diselingi saja sama makanan lain. Misalkan ikan tuna gituh.

4. Cod

Ikan Cod adalah ikan laut yang rendah lemak dan tinggi protein, cocok untuk kucing dengan sensitivitas terhadap ikan berlemak.

Berikan pakan tersebut untuk memenuhi kebutuhan protein harian kucing.

5. Ikan Herring

Ikan herring mengandung protein yang sangat bermanfaat untuk anabul. Berikan itu ke mereka jika Anda ingin memberikan makanan terbaik. Ok kakak?

Intinya begitu, catslover boleh membiarkan kucing makan ikan. Karena ikan sendiri memiliki banyak manfaat.

Terus untuk daftar ikan yang boleh catslover konsumsi juga ada banyak. Jadi silahkan kalian lihat daftarnya.

Akhir kata, semoga informasi ini bermanfaat yah kakak.

Kucing Makan Sayuran Apakah Boleh? Cek Penjelasannya

Percaya tidak percaya, sebenarnya pertanyaan tentang kucing makan sayuran itu boleh apa enggak adalah sesuatu yang sering terucap.

Bagi sebagian orang, saat memikirkan menu makan kucing, gambaran yang muncul mungkin sepotong daging yang segar dan berbau wangi.

Namun dilain sisi, ada juga yang berpikiran untuk menambahkan sayuran dalam menu makanan mereka. Dan itu termasuk kamu bukan?

Dan kebetulan sekali, dalam artikel ini, kita akan menjelajahi peran sayuran dalam menu pakan kucing. Jadi bagi yang penasaran dengan itu, silahkan ikuti artikel vaksinperak.com sampai selesai.

Apakah Kucing Boleh Makan Sayur?

Sebenarnya, kucing secara alami adalah pemakan daging, dan dalam kondisi liar mereka jarang mengonsumsi sayuran. Namun, dalam lingkungan rumah, tentu Anda boleh membiarkan kucing makan sayuran.

Sebab itu adalah hal yang lumrah dan dilakukan oleh banyak orang juga. Ini bisa Anda lihat dari pemakaian bahan dry food cat yang juga mencampurkan sayuran atau bahan tumbuhan lainnya.

Baca juga: Kucing Makan Buah Apakah Boleh? Cek Penjelasan Berikut

Jadi sebenarnya para elite pun telah membiarkan peliharaanya makan sayuran dengan cara mencampurkannya ke bahan makanan lain.

Oleh sebab itu, jika Anda memang mau melakukannya, ya silahkan saja. Yang penting atur agar porsi makan utamanya adalah tetap daging maupun makanan yang biasa kamu beri.

Sehingga sayuran ini hanya kamu posisikan sebagai bahan tambahan untuk lebih melengkapi nutrisinya.

Manfaat Sayur untuk Kucing

Sayuran kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang dapat memberikan kontribusi positif pada kesehatan anabul.

Serat dalam sayuran membantu memperlancar pencernaan dan mencegah masalah sembelit, sementara vitamin dan mineral dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan umum kucing Anda.

Baca juga: Cara Membuat Makanan Kucing dari Nasi dengan Mudah & Praktis

Cuma kaitannya dengan manfaat apa yang bakalan empus dapatkan, itu sepenuhnya tergantung dari jenis sayuran apa yang Anda berikan.

Misalkan kalau itu wortel, tentu manfaat yang bakalan empus dapat adalah terkait naiknya kesehatan mata mereka.

Begitupun dengan sayuran lainya yang akan berguna sesuai fungsinya.

Sayuran yang Boleh Kucing Makan

Anda kini telah tahu kalau kucing makan sayuran itu boleh. Cuma masalahnya pasti belum tahu soal sayuran apa yang bisa hewan tersebut konsumsi.

Baca juga: Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar

Makanya biar Anda tahu, sebaiknya lihat list informasi berikut. Ok kakak?

1. Bayam

Bayam adalah sumber serat dan vitamin K yang baik.

Jika kucing Anda tidak terbiasa dengan sayuran, mulailah dengan jumlah kecil dan pastikan untuk memotongnya menjadi potongan kecil yang mudah dikunyah.

Akan lebih baik lagi kalau kalian campurkan dengan makanan lain. Misalkan nasi + ayam + bayam + ikan.

Baca juga: Apakah Kucing Makan Nasi Itu Boleh? Ini Penjelasan Terbaru

2. Kentang

Kentang mentah harus dihindari karena dapat mengandung solanin yang beracun bagi kucing. Namun, kentang rebus tanpa garam atau bumbu dapat diberikan sebagai camilan sesekali.

3. Wortel

Wortel mengandung beta-karoten yang penting untuk kesehatan mata kucing. Potong wortel menjadi potongan kecil atau parutkan untuk memudahkan pencernaan.

Silahkan tambahkan sayuran tersebut ke makanan mereka.

4. Labu

Labu adalah sumber serat yang baik dan mengandung vitamin A yang mendukung kesehatan mata dan kulit kucing.

Berikan labu dalam jumlah kecil dan pastikan untuk menghindari labu yang diolah dengan bumbu atau gula. Karena itu cukup berbahaya buat anabul

Penting untuk diingat bahwa sayuran hanya boleh diberikan kepada kucing sebagai tambahan dalam menu mereka.

Artinya Anda tidak boleh menjadikan itu sebagai pengganti makanan utama. Karena jelas nantinya tidak bisa memenuhi kebutuhan gizinya.

Sebab kucing ini kan pemakan daging, jadi kebutuhan nutrisi utamanya ya itu. Sementara kegiatan memberikan sayuran sebagai camilan hanya sebagai tambahan saja.

Jadi itu benar benar harus kalian perhatikan.

Akhir kata, semoga artikel tentang kucing makan sayuran ini bisa bermanfaat untuk semua yah kakak.

Kucing Makan Buah Apakah Boleh? Cek Penjelasan Berikut

Sebagai seseorang yang telah lama merawat berbagai jenis hewan peliharaan, saya sering mendapati pertanyaan tentang apakah kucing makan buah itu boleh?

Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, namun jawabannya membutuhkan pemahaman mendalam tentang biologi dan kebiasaan makan kucing.

Apalagi kalau yang sudah menjadi pengetahuan umum, kucing ini sebenarnya hewan karnivora atau pemakan daging.

Cuma setelah mendapatkan perlakuan istimewa dan menjadi peliharaan favorit manusia, banyak diantara mereka yang akhirnya malah produk tumbuhan.

Lantas sebenarnya bagaimana?

Apakah Kucing Boleh Makan Buah?

kucing makan buah

Salah satu mitos yang sering beredar adalah bahwa anabul tidak boleh memakan buah sama sekali. Namun, seperti halnya dengan manusia, sebenarnya kucing makan buah itu boleh asalkan gak banyak.

Sebagai hewan karnivora, kucing secara alami cenderung lebih memilih daging sebagai sumber utama nutrisi mereka.

Meskipun demikian, buah-buahan tertentu dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam menu kucing dengan.

Baca juga: Cara Membuat Makanan Kucing dari Nasi dengan Mudah & Praktis

Asalkan selalu memperhatikan porsi yang tepat dan jenis buah yang aman.

Dan tak lupa, hanya jadikan ini sebagai tambahan saja. Sementara makanan utamanya tetaplah produk daging ataupun cat food lain yang biasa Anda berikan.

Ok kakak?

Manfaat Buah untuk Kucing

Sebagian besar buah-buahan kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi kucing.

Serat membantu memperlancar pencernaan dan mencegah masalah sembelit, sedangkan vitamin dan antioksidan mendukung sistem kekebalan tubuh kucing dan menjaga kesehatan umumnya.

Baca juga: Kuning Telur Untuk Kucing, Direbus Atau Mentah? Cek penjelasannya

Jadi yang jelas ini akan memberikan dampak yang positif bagi mereka. Hanya saja manfaat yang bakal anabul dapatkan tergantung dari buah apa yang kucing makan.

Namun, penting untuk diingat bahwa buah-buahan hanya boleh Anda berikan kepada kucing sebagai camilan atau sebagai bagian kecil dari menu mereka.

Ini perlu kamu ingat terus sampai kapanpun. Karena sejatinya anabul adalah hewan karnivora. Cuma memang makin kesini pencernaannya sudah terbiasa memakan produk nabati.

Contohnya pada dryfood sendiri. Komposisinya juga banyak yang terbuat dari produk tumbuhan kan?

Daftar Buah Yang Boleh Untuk Kucing

Nah setelah Anda mengetahui tentang apakah kucing makan buah itu boleh apa enggak. Maka kini juga harus paham akan daftar buah apa saja yang boleh mereka makan.

Baca juga: 5+ Rekomendasi Vitamin Bulu Kucing Yang Bagus & Populer Terbaru

Sebab sejatinya tidak semua buah bisa kucing konsumsi. Jadi silahkan lihat dahulu daftarnya.

  1. Apel: Buah yang kaya akan serat dan vitamin C ini bisa menjadi camilan yang segar bagi kucing. Pastikan untuk menghilangkan biji dan inti yang mengandung senyawa yang berpotensi beracun bagi kucing.
  2. Pepaya: Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu dalam pencernaan protein. Namun, berikanlah dalam jumlah kecil karena enzim papain dapat menyebabkan iritasi pada lambung jika dikonsumsi secara berlebihan.
  3. Pisang: Pisang adalah sumber potasium dan serat yang baik. Potong pisang menjadi potongan kecil dan berikan secara terbatas untuk menghindari risiko gangguan pencernaan.
  4. Buah Beri: Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan strawberry mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan kucing. Berikan dalam jumlah sedikit sebagai camilan sesekali.

Ya kira kira gitu aja sih. Intinya sih walaupun anabul sering terlihat aman aman saja. Tetap penting untuk tahu soal makanan apa yang layak dan tidak layak buat anabul. Termasuk kasus kucing makan buah. Ok kakak?

Cara Membuat Makanan Kucing dari Nasi dengan Mudah & Praktis

Mengetahui bagaimana cara membuat makanan kucing dari nasi adalah salah satu upaya untuk memberikan nutrisi lengkap pada kucing dengan metode yang murah.

Terlebih ada banyak cara membuat makanan kucing yang bisa Anda coba di rumah lewat berbagai macam bahan yang sering kita temui.

Dengan begitu, kalian tidak akan kesulitan untuk menemukan resep wet food kucing homemade ini. Sebab pilihannya kan memang banyak.

Cara Membuat Makanan Kucing dari Nasi

Saat ini memang sudah ada banyak merk makanan kucing yang dijual di pasaran. Akan tetapi, beberapa diantaranya mungkin masih belum memenuhi kebutuhan gizi bagi hewan ini.

Baca juga: Kuning Telur Untuk Kucing, Direbus Atau Mentah? Cek penjelasannya

Atau justru harganya masih terlalu mahal buat kalian.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui resep resep homemade yang murah dengan memanfaatkan bahan di sekitar kita.

Dan untuk bagaimana cara membuat makanan kucing dari nasi, berikut adalah beberapa resep rahasinya.

Cara Membuat Makanan Kucing Nasi Merah dan Ikan Tenggiri

Salah satu cara pertama yang bisa Anda coba adalah nasi merah yang dicampur dengan ikan tenggiri. Makanan tersebut tentu sangat disukai oleh kucing dengan gizi tinggi.

Baca juga: 5+ Rekomendasi Vitamin Bulu Kucing Yang Bagus & Populer

Jika masih bingung bagaimana langkah membuatnya, maka simak di bawah ini:

  • Siapkan 1 cangkir ikan tenggiri kaleng
  • 1 sdm minyak biji bunga matahari
  • 1 sdm nasi merah yang organik
  • 1-2 sdm kaldu ayam
  • Gabungkan seluruh bahan tersebut ke food processor
  • Kemudian aduk sampai merata
  • Langsung sajikan ke kucing
  • Sisanya masih bisa disimpan di dalam lemari es sampai 3 hari

Cara Membuat Nasi Merah Kukus dan Daging Giling Untuk Kucing

Cara lainnya yang dapat Anda coba sendiri di rumah adakan nasi merah yang dikukus kemudian dicampurkan dengan daging giling.

Baca juga: Apakah Kucing Makan Nasi Itu Boleh? Ini Penjelasan Terbaru

Proses pembuatannya juga sangat mudah dan dapat dilakukan kapan saja. Berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan 1 cangkir daging giling
  • ½ cangkir nasi merah kukus
  • 6 sdm kecambah alfalfa yang dicincang
  • ¾ cangkir keju cottage berukuran kecil
  • Goreng terlebih dahulu daging giling
  • Jika sudah kecokelatan tiriskan dan tunggu sampai dingin
  • Campurkan dengan bahan-bahan lainnya
  • Lalu sajikan

Cara Membuat Makanan Kucing Dari Nasi Merah dan Ikan Tuna

Sebagai rekomendasinya, Anda juga bisa mencampurkan bahan lain yakni nasi merah dengan ikan tuna. Tentu kucing akan menyukainya karena cita rasanya yang sangat lezat.

Oleh sebab itu, langsung saja terapkan beberapa langkah membuatnya di bawah ini:

  • Siapkan 1 cangkir ikan tuna segar yang sudah direbus
  • Hindari memasak ikan terlalu lama karena gizinya akan berkurang
  • Siapkan 1 sdm beras merah yang sudah dimasak
  • 1 sdm sunflower oil
  • Air rebusan tuna secukupnya
  • Campurkan semua bahan memakai mesin giling atau blender
  • Aduk sampai merata
  • Langsung sajikan

Resep Nasi Merah, Ayam, dan Ikan Tuna Untuk Kucing

Apabila Anda ingin kucing mendapatkan gizi yang seimbang, maka tidak ada salahnya sesekali menyiapkan makanan ini. Yakni dengan memanfaatkan nasi merah, tuna, dan juga ayam.

Baca juga: Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar

Supaya lebih jelas, simak cara membuatnya berikut:

  • Siapkan ½ cangkir ayam yang sudah matang
  • 1 kaleng tuna
  • 1 sdm wortel matang yang sudah halus
  • 2 sdm nasi merah
  • Lalu gabungkan semua bahan ke food processor
  • Kemudian aduk sampai merata
  • Sajikan

Resep Nasi Merah dan Daging Kambing/Domba Untuk Anabul

Jika Anda ingin membuat makanan untuk kucing alergi, maka bisa memanfaatkan beras merah dan juga daging kambing.

Apabila tidak ada, maka bisa menggantinya juga dengan daging domba. Kemudian lakukan tutorial lengkapnya di bawah ini:

  • Siapkan 2 cangkir beras merah
  • 2 sdm minyak sayur
  • 2 sdt bubuk kulit telur
  • 2 pon daging domba/kambing tanpa lemak lalu giling
  • Selanjutnya, masak dahulu beras merah selama 40 menit
  • Jika sudah matang, campurkan semua bahan
  • Aduk sampai merata
  • Sajikan sesuai selera

Cara membuat makanan kucing dari nasi di atas bisa Anda terapkan agar hewan ini tidak mudah bosan.

Terlebih cara membuatnya juga sangat mudah tanpa memerlukan waktu hingga berjam-jam lamanya. Pastinya, hewan kesayangan ini akan terpenuhi gizinya.

Kuning Telur Untuk Kucing, Direbus Atau Mentah? Cek penjelasannya

Salah satu pertanyaan yang kerap catslover utarakan pada sesama pemelihara adalah tentang kuning telur untuk kucing.

Banyak diantara mereka yang masih bingung terkait hal ini. Ya secara kalau di alam liar memang anabul bukan pemakan telur.

Malainkan pemakan daging. Jadi misalkan lihat ayam, yang terjadi justru kucing makan ayam, bukan malah makan telurnya.

Begitu kan?

Lantas sebenarnya yang bener itu seperti apa yah?

Kuning Telur Untuk Kucing

Untuk menjawab semua pertanyaan para pecinta kucing, situs vaksinperak.com berusaha untuk membuatkan sebuah artikel yang berisi informasi terkait kuning telur bagi anabul.

Nantinya kami akan membahas mengenai banyak hal. Seperti boleh atau tidaknya, kemudian bagaimana cara pengolahan yang benar, manfaat apa saja, sampai dengan efek sampingnya.

Jadi kami akan berusaha membedahnya dalam banyak aspek. Makanya kalian sebagai pembaca setia, jangan sampai skip skip yah.

Yang ada justru baca informasi ini secara selengkap-lengkapnya. Ok?

Apakah Boleh Kucing Makan Telur Kuning

Berdasarkan informasi yang kami peroleh, sebenarnya pemberian kuning telur untuk kucing adalah hal yang boleh catslover lakukan. Selama dalam proses penyajiannya sudah benar.

Loh maksudnya bagaimana?

Maksudnya sebelum kalian sajikan, tentu harus diolah sedemikian rupa agar mudah termakan sama anabul. Kan gak mungkin juga kalian berikan begitu saja.

Masa iya anabul mau makan telur yang masih ada cangkangnya, kan gak mungkin.

Makanya harus kamu olah terlebih dahulu. Kira kira begitu guys.

Baca juga: Apakah Kucing Makan Nasi Itu Boleh? Ini Penjelasan Terbaru

Jadi jangan salah paham dulu yah. Terus karena kuni telur itu gak bikin kenyang dan nutrisinya gak terlalu lengkap, tentu jangan jadikan ini sebagai makanan utama.

Melainkan hanya penambah atau pelengkap saja. Mengertikan maksudnya?

Artinya selama tidak kalian jadikan sebagai sumber makanan utama, maka silahkan berikan saja.

Kuning Telur Untuk Kucing Direbus Atau Mentah

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, kuning telur itu sebaiknya kalian rebus sebelum nanti tersaji untuk kucing. Jangan sekali kali berikan dalam kondisi mentah.

Selain karena akan sulit termakan, ada bahaya lain yang mengintai. Sebab telur mentah, sangat rentan terkena bakteri, bahkan meski baru saja beberapa detik pasca cangkangnya pecah.

Terutama kalau bagian cangkang belum kalian bersihin. Artinya masih ada tai ayamnya, nah itu rentan banget sama bakteri.

Makanya ada baiknya untuk rebus dahulu sebelum pada akhirnya kalian serahkan pada kucing.

Baca juga: Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar 

Dan ada baiknya juga untuk kalian campur maka makanan lain. Misalkan dry food, wet food, tempe, ikan, daging ayam, daging burung atau yang lainya.

Intinya yang berpotensi menambah nilai gizi dari pakan ini.

Manfaat Kuning Telur Untuk Kucing

Kalau sudah membahas terkait boleh atau tidaknya, rasanya tidak etis kalau gak sekalian lihat apa saja manfaat yang terkandung di dalamnya.

Dan berikut ini adalah manfaat kuning telur buat anabul yang benar.

  1. Menyehatkan dan mempercantik bulu kucing
  2. Membantu menggemukan kucing
  3. Menambah nafsu makan anabul
  4. Meningkatkan stamina kucing
  5. Membantu menumbuhkan bulu
  6. Meningkatkan kesehatan tulang dan gigi kucing
  7. Mempercepat penyembuhan luka
  8. Meningkatkan daya tahan anabul

Baca juga: 5+ Rekomendasi Vitamin Bulu Kucing Yang Bagus & Populer

Nah itulah manfaat yang bisa anabul peroleh saat rutin mengkonsumsi kuning telur. Jadi bagaimana kakak?

Apakah berminat untuk memberikannya juga.

Efek Samping Kuning Telur Untuk Kucing

Apabila kuning telur tidak kalian kelola secara higenis, maka efek sampingnya bisa membuat makanan ini jadi berpotensi terkontaminasi sama bakteri salmonella. Dan itu sangat bahaya untuk anabul.

Jika benar benar bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh anabul, maka umumnya bakalan bikin kucing jadi demam, diare, gak nafsu makan, sampai lemas sepanjang hari.

Makanya dalam memberikan pakan ini, penting sekali untuk kalian perhatikan kesehatannya.

Lihat juga: Pengalaman Vaksin Kucing Untuk Pertama Kalinya

Demikian informasi mengenai kuning telur bagi anabul yang bisa kami coba jelaskan. Terimakasih.

Apakah Kucing Makan Nasi Itu Boleh? Ini Penjelasan Terbaru

Kucing makan nasi menjadi salah satu bukti kalau hewan peliharaan ini memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Selain ia bisa makan hasil buruannya, nyatanya mereka juga bisa makan makanan lain seperti nasi yang sebenarnya secara alami tidak didesain untuk perut kucing.

Contohnya banyak pemilik kucing yang memberikan empus makanan berupa nasi yang dicampur dengan ikan.

Ikan memang merupakan makanan mereka, tetapi ini kamu campur sama nasi loh. Jadi sebenarnya gimana yah?

Kucing Makan Nasi

Kucing makan nasi

Nasi adalah salah satu makanan manusia yang terbuat dari biji bijian berupa beras.

Sumber makanan nabati ini memiliki kandungan karbohidrat yang luar biasa banyak, sehingga gampang bikin kenyang.

Baca juga: Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar

Makanya beberapa catslover banyak yang memberikan nasi ke empus dengan tujuannya ini. Yaitu membuat perut mereka kenyang hanya dengan sedikit makanan saja.

Tapi sebenarnya hukumnya gimana yah?

Apakah Kucing Boleh Makan Nasi

Kucing Makan Nasi sebenarnya boleh-boleh saja, asalkan cuma sedikit. Namun kalau kalian lakukan setiap hari dan malah menjadikan sebagai sumber makanan utama, maka itu yang gak boleh.

Apalagi faktanya adalah kucing termasuk hewan pemakan daging atau karnivora

Pencernaan kucing didesain sebagai organ pencernaan untuk makhluk pemakan daging atau karnivora obligat. Kucing berbeda dengan anjing yang merupakan hewan omnivora.

Cuma kalau yang kalian pelihara adalah kucing kampung yang dari indukannya saja doyan nasi, maka apa boleh buat.

Nah bagi yang baru pertama kali mau kasihkan. Ada baiknya untuk tidak dilakukan dengan berbagai alasan.

Alasan Kenapa Kucing Sebaiknya Tidak Diberikan Nasi

Perlu kamu ketahui, ada banyak alasan kenapa Anabul sebaiknya tidak kalian kasih makan berupa campuran nasi.

Baca juga: Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Adapun untuk alasan yang kami maksud adalah sebagai berikut:

1. Kandungan Gizi Nasi Tidak Terlalu Cocok Sama Kucing

Kucing yang makan nasi dicampur dengan ikan. Di mana porsi nasi dua kali lebih banyak dibandingkan dengan porsi ikan.

Maka kucing tersebut dapat kekurangan berbagai nutrisi, seperti zinc, lemak, vitamin B12, dan vitamin E.

Mineral dan vitamin tersebut sangat diperlukan dan sangat penting untuk mendukung pada metabolisme tubuh kucing.

Apabila kucing mengalami kekurangan zat-zat tersebut, maka akan menyebabkan kondisi tubuh kucing yang terganggu dan tidak seperti seharusnya.

Agar metabolisme tubuh kucing bekerja dengan baik, sudah seharusnya kamu memberi makan kucing berupa protein hewan seperti yang memang dianjurkan.

Hal ini untuk mencegah terjadinya masalah pada metabolisme tubuh kucing dan berbagai penyakit pada diri kucing.

Bahkan masih mending kalian biarkan kucing berburu daripada makan nasi. Misalkan saja kucing makan burung, kelinci, atau kucing makan hewan kecil lainnya.

2. Kucing Butuh Protein, Bukan Karbohidrat

Perlu kalian ketahui kalau kucing sebenarnya tidak terlalu membutuhkan karbohidrat. Melainkan justru protein.

Jadi yang seharusnya ia makan adalah makanan dengan sumber protein hewani, seperti asam linoleat, asam arakidonat, vitamin A, vitamin B, asam amino taurine, dan arginine.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Kecoa? Inilah Jawaban Lengkapnya

Empus ini bukan hewan omnivora dan herbivora  yang dapat mensitesa vitamin yang berasal dari bahan makanan apapun termasuk tanaman, kucing tidak dapat melakukan sintesa vitamin tersebut.

Sehingga pembiaran kucing makan nasi, sebenarnya kurang tepat.

Apalagi menurut data yang kami temukan, kucing memiliki enzim amilase yang sedikit.

Padahal Enzim amilase berfungsi untuk mengubah karbohidrat kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Ya semacam merubah nasi dalam bentuk karbohidrat menjadi glukosa.

Namun karena keterbatasan enzim amilase, akhirnya tidak semua karbohidrat yang ada dapat dirubah menjadi glukosa.

Lalu dengan kelebihan karbohidrat dalam saluran pencernaan kucing akan menyebabkan peningkatan fermentasi mikroba yang akan mengakibatkan keseimbangan mikroba pada saluran pencernaan menjadi terganggu.

Yang pada akhirnya bakal membuat anabul mengalami diare atau mencret.

Efek lainnya adalah bau feses kucing juga akan menjadi lebih tidak mengenakan karena feses menjadi lebih asam.

3. Membuat Keturunannya Menjadi Tidak Laku

Jika kalian ada kepikiran mau beternak kucing dan menjual anakan, maka sekali orang tahu kalau makanan utama indukan adalah nasi, pastinya mereka jadi tidak mau membelinya.

Apalagi jika yang dimaksud dari Ras mahal semacam Anggora dan Persia.

Tentu akan sangat tidak laku kalau makanan utama mereka adalah nasi.

Jadi apa keputusanmu, mau biarkan kucing makan nasi atau tidak?

Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar 2024

Cara memberi makan kucing harus kalian ketahui sebelum memutuskan untuk memeliharanya.

Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi kucing dan perlu untuk diperhatikan, khususnya jika Kamu memelihara kucing hias.

Kandungan nutrisi makanan yang diberikan bisa mempengaruhi kesehatan, hingga keaktifannya.

Makanan yang tepat Kamu berikan bisa mengurangi resiko penyakit bawaan maupun baru.

Lalu, gimana sih sebenarnya cara memberi makan kucing yang benar? Dari mulai memilih sampai dengan mengatur waktu makan kucing?

Yuk simak pembahasan berikut ini!

Cara Memberi Makan Kucing

Tidak semua jenis kucing menyukai dan memiliki selera makanan yang sama.

Namun, pastikan bahwa pakan yang akan Kamu beli mengandung semua kebutuhan nutrisi dan gizi bagi kucing, mulai dari karbohidrat, vitamin, mineral, protein, hingga lemak.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Burung? Apakah Ada Bahayanya?

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mencari informasi terlebih dahulu mengenai produk makanan kucing.

Cara Memberi Makan Kucing Yang Benar

Memberikan makan kepada empus juga ada ilmunya. Jadi kalian tidak boleh sembarangan. Setidaknya ketahui dahulu tata caranya.

Baca juga: Apakah Kucing Makan Nasi Itu Boleh? Ini Penjelasan Terbaru

Dan berikut adalah cara memberikan makan kucing yang baik dan benar.

1. Berikan lemak dan protein hewani yang cukup

Seperti yang kita ketahui bahwa kucing merupakan hewan karnivora, dimana makanan pokoknya berasal dari daging.

Karena itu, sebaiknya berikan protein maupun lemak hewani secara penuh agar tidak pertumbuhannya berjalan maksimal.

Kalori juga sangat penting untuk membangun energi bagi si kucing.

Kucing dewasa membutuhkan sekitar 250 kalori dalam sehari dengan berbagai kebutuhan lain seperti vitamin, karbohidrat dan sebagainya.

Tentu saja setiap usia dan ukuran kucing membutuhkan porsi yang berbeda-beda.

2. Pastikan kebutuhan cairan untuk kucing tetap terpenuhi

Air menjadi sumber mineral bagi tubuh kucing, terlebih kebanyakan makanan yang dikonsumsinya kurang mengandung cairan.

Karena itu, kucing cenderung membutuhkan cairan lebih banyak. Sebaiknya berikan air bersih biasa untuk minum kucing dan selalu ganti air yang sudah Kamu siapkan dalam wadah.

3. Kombinasikan pakan kaleng dengan yang kering

Kenali terlebih dahulu kebutuhan jenis makanan kucing. Secara umum ada dua jenis pakan yang sering digunakan yaitu kaleng yang cair dan padat.

Kedunya mengandung protein dan karbohidrat yang berbeda. Pakan kering lebih banyak mengandung kalori, sementara makanan kaleng lebih mengandung cairan.

Jika kucing Kamu tidak memiliki resiko diabetes, ginjal, dan semacamnya, sebaiknya berikan makanan berupa kombinasi berupa cair dan padat.

Hal itu bertujuan agar semua kebutuhan kucing bisa terpenuhi dan seimbang.

Sebagai catatan bawah pakan yang terlalu banyak mengandung pewarna tidak dianjurkan.

Kamu bisa membeli pakan tersebut di toko obat atau khusus makanan hewan.

Namun, sebaiknya kenali merek dan komposisi pakan sebelum membelinya.

Mengetahui kebutuhan makan kucing

Penting untuk mengetahui kebutuhan makan kucing, sebab setiap usia, penderita penyakit, ukuran, hingga beberapa jenis kucing membutuhkan makanan yang berbeda-beda.

Baca juga: Apakah Boleh Kucing Makan Kelinci? Ini Penjelasan Yang Benar

Jangan sampai Kamu salam memberikan jenis pakan hingga menyebabkan menurunnya kesehatan si kucing.

Berikut adalah tips memenuhi kebutuhan makannya:

1. Beri makan kucing sesuai dengan kebutuhan

Ukuran atau berat badan kucing bisa menjadi pertimbangan dalam pemberian makanan.

Kucing yang memiliki ukuran tubuh besar, cenderung membutuhkan porsi makan banyak.

Meskipun begitu sebaiknya jangan terlalu memberikannya porsi makan yang banyak untuk menghindari obesitas.

Sebaliknya, jika kucing peliharaanmu memiliki tubuh yang kurus, kecil tidak ada salahnya untuk melatih memberikan pakan dengan porsi yang banyak.

Tentu saja harus tetap memperhatikan kebutuhan nutrisinya agar tetap tumbuh dengan baik.

2. Tes obesitas atau sering cek berat badan kucing

Tidak ada salahnya jika Kamu melakukan tes berat badan atau obesitas pada si kucing.

Hal itu bertujuan untuk mengukur kebutuhan makanan seperti porsi hingga jenis makanan, termasuk dalam hal kalori.

Jika kucingmu yang masih muda ternyata sudah memiliki berat badan di atas rata-rata bisa terkena resiko obesitas.

3. Berikan makanan sesuai dengan usia kucing

Memberikan makan kucing bisa didasarkan pada usia, seperti halnya bayi kucing tentu membutuhkan jenis makanan yang berbeda dengan dewasa.

Anakan cenderung lebih banyak membutuhkan protein dan kalori untuk tumbuh kembangnya.

Sementara kucing dewasa sebaiknya berikan nutrisi seimbang supaya berat badannya tetap terjaga.

Berbeda lagi dengan kucing tua atau senior yaitu sudah berusia 8 tahun ke atas yang mudah terkena resiko penyakit.

Selain itu, energinya sudah mulai menurun sehingga tidak aktif lagi dalam bermain dan sebagainya.

Karena itu sebaiknya berikan makanan yang banyak mengandung nutrisi berupa glukosamin dan asam lemak.

Menentukan Waktu Makan Kucing

Seperti halnya manusia, kucing juga memiliki waktu tersendiri untuk makan, bermain, dan istirahat.

Baca juga: 5+ Rekomendasi Vitamin Bulu Kucing Yang Bagus & Populer

Namun, yang paling penting adalah waktu makan, dimana kamu harus memperhatikannya agar tidak sampai kelaparan atau bahkan terlalu sering.

Berikut adalah beberapa cara menentukan waktu makan kucing.

1. Buat jadwal makan untuk si kucing

Tidak ada salahnya Kamu membuat jadwal makan kucing. Hal itu bertujuan agar kucing makan secara tepat waktu dan konsisten.

Dengan begitu, ia akan terbisa melakukannya secara teratur dan mandiri. Bukan hanya itu, mereka juga akan merasa nyaman serta senang dengan rutinitas semacam itu.

2. Sediakan wadah tempat makan dan minuman kucing

Sediakan wadah berupa mangkuk atau semacamnya sebagai tempat makanan ataupun minuman si kucing.

Hal itu akan memudahkan kucing saat makan dan minum juga untuk menjaga kebersihan makanannya.

Tentu saja Kamu harus sering mencucinya setelah pemakaian agar tetap higenis dan aman untuk kesehatannya.

3. Hindari pemberian camilan yang berlebihan

Memberi camilan boleh saja, namun jangan sampai berlebihan setidaknya jangan sampai lebih dari 5 persen dari kebutuhan pokoknya.

Sebab, camilan yang berlebihan bisa memicu obesitas bagi si kucing.

Tips Seputar Cara Memberi Makan Kucing

Sebagai catatan jangan sampai memberi pakan kucing selain makanan khusus kucing seperti halnya makanan anjing maupun manusia.

Baca juga: Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Sebab sistem metabolism kucing berbeda dengan hewan lainnya, sehingga bisa menimbulkan penyakit dalam yang berbahaya.

Selain itu juga nafsu makan ataupun jenis makanan kucing bisa dipengaruhi oleh suhu udara, khususnya musim dingin.

Karena itulah, Kamu harus pandai dalam melihat situasi dan kondisi alam juga, selain pada kucing itu sendiri.

Berdasarkan cara-cara di atas, sebenarnya memberi makan kucing itu perkara yang mudah, terlebih jika Kamu sudah mengetahui cukup banyak tentang kucing peliharaanmu.

Jika memang masih bingung akan asupan dan gizi yang baik untuk si kucing, bisa konsultasi kepada dokter hewan.

Nah itulah cara memberi makan kucing yang benar kakak.

Bolehkah Kucing Makan Burung? Apakah Ada Bahayanya?

Kucing makan burung adalah pemandangan biasa di alam liar atau lingkungan sekitar. Namun jika kucing itu adalah hewan peliharaan maka jarang terjadi bukan?

Namun terlepas dari hal itu, apakah memang aktivitas ini diperbolehkan? Pasalnya banyak juga pemilik kucing yang khawatir terhadap dampaknya.

Terutama kalau itu adalah burung tetangga, sudah pasti bakalan jadi masalah besar kan. Setidaknya kamu harus meminta maaf dan memberikan ganti rugi.

Tapi diluar itu, bagaimana yang sebenarnya?

Kucing Makan Burung

Pada dasarnya aktivitas kucing yang makan burung adalah bentuk alamiah mereka. Ingatlah bahwa hewan ini termasuk jenis karnivora atau pemakan daging.

Baca juga: Apakah Boleh Kucing Makan Kelinci? Ini Penjelasan Yang Benar

Artinya jika tanpa manusia, maka mereka akan hidup dengan pola berburu. Tidak hanya berburu burung namun juga tupai, ular, tikus, atau ayam.

Bahkan hewan kecil semacam cicak pun tak kalap dari perburuannya.

Apakah Kucing Boleh Makan Burung?

Sebenarnya kucing boleh saja makan burung, bahkan dalam kondisi mentah sekalipun. Asalkan itu adalah hasil perburuan mereka secara alami.

Sementara kalau daging burung yang pemilik berikan ke empus, sebaiknya sajikan dalam kondisi matang. Alias sebelumnya sudah kalian rebus.

Baca juga: Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Namun dalam proses perebusan ini, pemilik juga tidak boleh menambahkan bumbu apapun. Bahkan meski hanya garam sekalipun.

Hal itu dikarenakan kalau pencernaan kucing, jarang yang terbiasa makan makanan yang berbumbu manusia.

Kecuali jika itu kucing kampung.

Manfaat Daging Burung Buat Anabul

Kucing makan burung juga menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan. Apakah perilaku ini memiliki manfaat untuk kucing atau justru menimbulkan penyakit?

Itu semua tergantung dari kedua hewan ini. Apakah kucingnya mendapat perawatan yang baik seperti rutin vaksin atau tidak.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Kecoa? Inilah Jawaban Lengkapnya

Kemudian untuk burungnya sendiri, apakah ia terkontaminasi dengan cacing atau virus lainnya.

Terlepas dari itu semua, sebenarnta daging burung memiliki manfaat yang luar biasa buat empus.

Adapun untuk manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Menjadi sumber protein alami buat empus
  2. Menjadi sumber makanan tambahan selain yang diberikan pemilik
  3. Ajang pembuktian kalau ia masih bisa mencari makan sendiri
  4. Media untuk menajamkan naluri hewaninya
  5. Ajang bermain dan melatih ketangkasan

Nah setidaknya itulah 5 manfaat yang bisa kalian peroleh kawan.

Dampak Pada Ekosistem

Setiap perilaku hewan atau makhluk hidup tentu memberikan dampak, baik itu secara cepat atau lambat.

Demikian pula untuk perilaku satu ini, apabila terlalu sering atau banyak kucing yang berburu burung maka bisa menekan populasi burung tersebut.

Berlaku pula sebaliknya, apabila terlalu sedikit kucing yang memakan burung maka populasinya bisa bertambah.

Di saat bersamaan, populasi burung yang banyak juga bisa jadi sumber hama bagi manusia.

Dan sebagai informasi tambahan, pernah ada seekor kucing yang berhasil membuat punah seekor burung di abad ke 19-an.

Yang mana saat itu, burung endemik sebuah pulau, berhasil di makan sampai habis oleh seekor kucing selama beberapa bulan berturut turut.

Cara Mengurangi Aktivitas Kucing Nangkap Burung

Kucing memang senang bermain, berburu, dan memberikan hasil buruannya pada tuan atau manusia mereka.

Cuma yang jadi masalah, kalau tetangga ternyata memelihara hewan yang suka diburu kucing. Tentu jadi masalah.

Baca juga: Cara Memberi Makan Kucing Yang Baik Dan Benar

Salah satunya adalah kalau tetangga memelihara burung. Kan berabe kalau sampai termakan sama kucingmu.

Jadi kalau memang ingin membatasi kegiatan itu maka berikanlah mainan yang sepadan di dalam rumah.

Mainan itu akan mendistraksi mereka dari kegiatan berburu. Selain itu berikan juga perhatian yang cukup untuk kucing agar mereka merasa memiliki teman di dalam rumah.

Itulah sekilas tentang kucing makan burung yang perlu Anda ketahui sebagai pemilik anabul.

Semoga informasi ini cukup menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin sering jadi tanda tanya di publik.

Apakah Boleh Kucing Makan Kelinci? Ini Penjelasan Yang Benar

Mungkin jarang orang yang lihat kucing makan kelinci. Kebanyakan hewan berbulu ini memang berburu burung, tikus, atau lainnya.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kucing Anda akan membawa pulang hasil buruan yang baru. Misalnya saja kelinci.

Cuma yang jadi masalah, apakah perburuan kelinci ini diperbolehkan? Apalagi jika kamu tinggal di perumahan.

Kucing Makan Kelinci

Beberapa pemilik hewan peliharaan mungkin belum pernah melihat kucing mereka yang membawa pulang kelinci.

Apalagi populasi kelinci di area tempat tinggal manusia terbilang sedikit.

Baca juga: Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Namun apa jadinya jika sewaktu waktu, hewan kesayanganmu malah berburu kelinci. Baik itu karena ingin memakannya atau justru menghadiahkan itu kepada kamu sebagai tuannya.

Jika ingin tahu, cek penjelasan berikut ini.

Apakah Kucing Boleh Makan Kelinci?

Kucing makan kelinci memang bukan hal baru namun apakah diperbolehkan? Apabila melihat dari sisi sifat alami tentu tidak ada larangan.

Namun apabila kucing ini adalah hewan peliharaan 100% indoor maka alangkah baiknya Anda melarang.

Baca: Bolehkah Kucing Makan Kecoa? Inilah Jawaban Lengkapnya

Kenapa? Karena selain pencernaan mereka tidak biasa, dikhawatirkan pula kalau misalkan kelinci yang ia buru adalah milik tetangga.

Jelas itu bisa menyulut pertikaian kamu dengan tetangga kan.

Cuma ya apabila sebagai pemilik tidak tega melarang kucing berburu maka bisa membiarkannya.

Ketika ia pulang dengan kelinci hasil buruannya, silahkan pastikan itu bukan milik tetangga. Melainkan asli kelinci liar.

Lalu kalau ia memakannya, perhatikan selama beberapa jam sampai kamu bisa memastikan mereka baik baik saja.

Sedangkan bila dihadiahkan ke kamu, jangan lupa untuk mencucinya, lalu potong potong.

Sajikan sedikit demi sedikit ke kucing. Misalnya dengan mencampurkannya ke makanan mereka. Sedikit demi sedikit. Sehingga bisa buat beberapa hari.

Alasan Kucing Makan Kelinci

Pada dasarnya kucing memakan kelinci hanya karena naluri alami mereka. Hewan satu ini termasuk karnivora atau pemakan daging.

Artinya memiliki insting berburu hewan lain sebagaimana mereka di alam liar. Jadi jangan heran bila senang bermain ke luar dan membawa pulang hasil buruan.

Baca juga: Kucing Makan Cicak Boleh Gak? Cek Penjelasan Terbaru

Terkadang kucing juga tidak berburu untuk makan melainkan hanya sebagai pemuas nafsu. Misalnya berburu kelinci atau tikus, kemudian ia akan memainkannya.

Misalkan dengan cara melepas dan menangkap kembali secara berulang ulang.

Atau bahkan kamu juga pernah melihat kucing yang bermain dengan hasil buruannya semacam cicak. Sebab kalau disekitar rumah ada itu, pasti secara naluri bakal menangkapnya.

Apakah Makan Kelinci Mengundang Bahaya

Mengingat banyak pakar yang memperbolehkan kucing memakan kelinci maka ini tidak berbahaya.

Kelinci itu sendiri juga hewan yang tergolong bersih. Artinya tidak menjadi sumber penyakit atau hidup di area kotor.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Burung? Apakah Ada Bahayanya?

Namun beda cerita apabila kelinci sedang sakit atau menyimpan virus tertentu.

Tentu itu juga akan berbahaya bagi kucing. Jadi memang langkah terbaik adalah memperbolehkan mereka berburu namun tidak dengan memakannya langsung.

Manfaat Daging Kelinci Buat Kucing

Para ahli memperbolehkan kucing makan kelinci tentu bukan tanpa alasan. Sebab daging kelinci memang kaya akan manfaat.

Bahkan itu kan aman buat manusia, jadi apalagi buat kucing yang notabennya malah terbiasa makan makanan mentah.

Setidaknya berikut adalah manfaat daging kelinci buat kucing:

  1. Sumber protein alami
  2. Sumber makanan tambahan alami
  3. Media untuk menjaga insting kucing
  4. Media untuk melatih ketangkasan kucing
  5. Membantu tanaman pemilik kucing yang berprofesi jadi petani dari serangan kelinci liar

Demikian informasi tentang anabul yang suka makan kelinci, sehingga kamu harus mengetahui kebenarannya sebagai pemilik anabul.

Penting bagi penyuka anabul untuk mengeluarkan sisi naluri hewan lucu ini namun juga menjaga kesehatannya.

Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Pastinya banyak pemilik anabul yang sering melihat kucing makan tikus, bahkan itu ada peliharaanya sendiri kan?

Lalu sebenarnya hal yang kayak gitu itu bagaimana?

Apalagi sudah banyak kasus kucing sakit akibat kontaminasi dari tikus.

Berdasarkan hal itu maka penting untuk mengetahui lebih dalam tentang fenomena ini. Makanya silahkan simak penjelasan dari vaksinperak berikut ini.

Kucing Makan Tikus

Aktivitas kucing yang berburu tikus mungkin sudah biasa terjadi di tempat umum. Namun hal itu tidak wajar apabila kejadian di kucing rumahan.

Apalagi jika tempat tinggal mereka yang bersih dan jauh dari hewan pengerat. Maka ketika hal ini terjadi maka sah sah saja saat pemilik menjadi panik mengingat tikus adalah jorok.

Terutama tikus got yang tempat tinggalnya bener bener kotor. Coba aja sih lihat gorong gorong yang begitu, pasti kamu merasa jijik kan?

Jadi kira kira bagaimana nih nasib dari kucing yang makan tikus?

Apakah Tikus Berbahaya Untuk Kucing?

Terlepas dari tikus adalah mangsa alami mereka, namun aksi tikus yang memakan makhluk hidup lain secara sembarang tentu berbahaya. Sehingga tidak disarankan kucing makan tikus.

Kecuali kalau tikusnya adalah yang kamu beli dari peternakan, nah itu sih silakan. Secara kesehatan dari tikus, pasti dijaga sama pembudidaya tikus. Terutama yang warna putih itu loh.

Beda lagi sama kucing got atau kucing perumahan yang tempat tinggalnya di lingkungan kotor.

Ia merupakan jenis tikus yang bisa saja menjadi sarang penyakit.

Lalu saat kucing makan tikus, tentu bisa tertular penyakit dari si hewan pengerat yan dimakan.

Adapun terkait penyakit yang dimaksdu, misalnya saja adalah leptospirosis, wabah pes, dan tularemia.

Selain itu kucing juga bisa tercemar toksoplasmosis yang mana juga berdampak buruk untuk manusia di sekitarnya (Menular ke manusia).

Kenapa Kucing Makan Tikus?

Kucing memiliki sifat natural berburu sebagaimana ia seharusnya ketika berada di alam liar. Walaupun kucing lahir sebagai hewan peliharaan 100% indoor, sifat ini tetap ada.

Baca juga: Apakah Boleh Kucing Makan Kelinci? Ini Penjelasan Yang Benar

Jadi jangan heran bila melihatnya keluar rumah atau berkeliling di dalam dan kembali dengan hewan di mulutnya.

Anda juga pasti memahami bahwa rumah itu sendiri adalah tempat yang terbatas bagi kucing untuk menemukan hewan buruan.

Alhasil terkadang ia berburu cicak, kecoa, tikus, atau burung kecil. Sayangnya ketika berburu ini kucing tidak langsung membuat korbannya mati melainkan menjadi mainan lebih dulu.

Cara Mengendalikan Tikus Untuk Keamanan Kucing

Guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama maka penting bagi Anda untuk mengendalikan tikus.

Tentu cara terbaiknya adalah dengan menjaga kebersihan rumah, jangan sampai ada bagian atau area lembab.

Sebagai tambahan proteksi, pemilik rumah juga bisa menyemprotkan anti bakteri ke berbagai sudut rumah.

Tujuannya agar tidak mengundang tikus datang ke area tersebut. Namun pastikan area jauh dari jangkauan kucing agar ia tidak teracuni.

Penanganan Pertama Saat Kucing Memangsa Tikus

Jika kamu melihat kucingmu untuk pertama kalinya memakan seekor tikus, dan sudah sempat menelan. Maka awasi dia selama kurang lebih 6 jam.

Kenapa? Karena ditakutkan nanti kucing muntah karena pencernaanya gak biasa. Selain itu, ada resiko lain berupa si tikus sudah pernah diracun sama tetangga.

Sehingga bisa bisa nanti kucing ikut keracunan.

Jadi makanya awasi. Atau kalau memang merasa sangat khawatir, bisa bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan dari ahlinya.

Demikian tentang kucing makan tikus yang ternyata mengundang banyak bahaya. Jangan sampai anak bulu satu ini jadi sakit karena kebiasaan berburunya.