Kucing Makan Cicak Boleh Gak? Cek Penjelasan Terbaru 2024

kucing makan cicak

Banyak pemilik anabul yang khawatir jika setelah kucing makan cicak, maka ia akan meninggal.

Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa cicak bukan merupakan hewan peliharaan, sehingga bisa saja sudah terinfeksi bakteri atau parasit. Alhasil kalau dimakan kucing jadi berabe.

Tapi apakah benar demikian? Masa iya, kucing yang suka berburu cicak bisa mati?

Simak ulasan berikut ini biar tahu jawaban aslinya.

Kucing Makan Cicak

Kucing yang makan cicak sering terjadi di banyak kesempatan, entah saat kelihatan maupun tidak kelihatan.

Sehingga itu membuat pemiliknya kerap khawatir tentang kesehatan anabul.

Kondisi kesehatan anabul memang menjadi perhatian utama pemiliknya dikarenakan ia merupakan anak bulu kesayangan.

Meskipun jarang sekali ditemukan anabul meninggal karena makan cicak, tetapi perilaku ini tetap harus diwaspadai.

Karena kita tidak dapat memastikan apakah cicak ini terinfeksi parasit atau tidak.

Apakah Kucing Boleh Makan Cicak?

Kucing boleh makan cicak karena hal itu melatih insting berburunya. Sehingga nanti tidak tergantung dengan makanan pabrik yang suka kita kasih.

Berburu dalah salah satu perilaku naluri dari kucing  yang berupa bawaan genetis dari leluhurnya. Jadi itu sah sah saja untuk dilakukan.

Mereka seringkali berburu untuk bertahan hidup dengan memangsa hewan lain seperti tikus, burung, kadal, dan bahkan cicak.

Baca juga: Berapa Kali Vaksin Kucing Diberikan Tiap Tahun?

Namun, yang menjadi pertanyaan di pikiran banyak catslovers adalah jika anabul makan cicak, apa yang akan terjadi selanjutnya?

Apakah ada efek sampingnya? Apa saja gejala efek sampingnya?

Apa Yang Terjadi Jika Kucing Makan Cicak?

Meskipun faktanya kucing boleh makan cicak, namun kalau anabulmu belum pernah memakannya, hal yang mungkin terjadi pada anabul adalah mengalami mual atau muntah.

Hal ini dikarenakan sistem pencernaan anabul belum sepenuhnya dapat beradaptasi dengan cicak.

Sedikit berbeda dengan kucing liar yang hidup di jalan, sistem pencernaan anabulmu yang hidup di dalam rumah terbiasa makan makanan kucing yang terfabrikasi, seperti pelet atau whiskas.

Selain adaptasi dari sistem pencernaan tubuh, cicak pada dasarnya sedikit berbahaya untuk kucing.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Kecoa? Inilah Jawaban Lengkapnya

Karena bisa saja cicak yang ia makan terinfeksi parasit atau penyakit yang dapat menularkannya ke tubuh empus.

Sebagai contoh, kucing saya bahkan terbiasa makan tikus rumahan. Jadi jangankan makan cicak, tikus pun diembad.

Makannya ketika ia makan, itu baik baik saja. Namun ya itu, faktanya ia memang sudah terbiasa, jadi pencernaanpun sudah kebal dengan segalanya.

Kenapa Kucing Makan Cicak?

Alasan kucing makan cicak bisa beragam, salah satunya adalah bagian dari insting berburunya. Tapi tidak hanya itu, kadang kala juga karena ingin punya mainan saja.

Ini terbukti dengan banyak juga yang setelah menangkap, justru tidak langsung memakannya, melainkan sengaja dilepas dan ditangkap lagi.

Pokoknya begitu terus.

Baca juga: Kucing Makan Tikus Apakah Bahaya? Cek Penjelasan Selengkapnya

Setiap kali berhasil menangkap hewan buruannya ia akan bermain-main terlebih dahulu sampai buruan mati dan ia bosan.

Jadi kesimpulannya, untuk alasan kenapa kucing mau makan hewan merayap itu adalah bisa karena insting atau justru karena ingin bermain.

Bahaya Kucing Makan Cicak

Bahaya kucing yang melahap cicak tentu ada. Hanya saja tidak menimpa ke semua.

Palingan jika si cicak sudah terjangkit penyakit atau parasit. Sehinga berpotensi menularkan penyakit tersebut.

Sebagai tanda, kamu dapat melihat gejala kucing yang terinfeksi penyakit atau keracunan dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Air liur yang berlebihan atau mulut berbusa
  2. Mual atau muntah
  3. Diare
  4. Kehilangan nafsu makan
  5. Rasa haus yang berlebihan
  6. Lemah, lesu, lunglai
  7. Hiperaktif atau cemas
  8. Gusi pucat atau kuning
  9. Membuat gerakan yang tidak teratur
  10. Mata juling
  11. Tremor atau kejang otot
  12. Koma

Jika anabul kamu memperlihatkan tanda-tanda seperti di atas, besar kemungkinan ia terinfeksi penyakit yang membahayakan nyawanya.

Maka dari itu segera bawa anabulmu ke dokter hewan terdekat untuk diberi pertolongan pertama secepat mungkin.

Selain itu hal ini juga bertujuan untuk mendeteksi apakah empus menjadi sakit karena makan cicak atau hal yang lain.

Karena hal yang lain ini termasuk juga adalah kamu belum memberikan vaksin untuk kucing.

Sehingga bisa saja ia terinfeksi oleh virus berbahaya yang hanya bisa dicegah dengan vaksinasi.

Nah itulah pembahasan kali ini yang bisa mimin vaksinperak.com berikan. Jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan anabulmu ya!

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *